Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/sloki/user/h25389/sites/chartapolitika.com/www/modules/mod_gk_news_highlighter/helper.php on line 320
HOT NEWS

Momentum Kembalikan Citra KPK

Eksistensi Lembaga Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai garda depan pemberantasan korupsi di negeri ini kembali menjadi sorotan

Peluru Kosong Nazaruddin

Awal bulan Mei 2011 masyarakat dikejutkan oleh kasus suap yang menjerat Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. Kasus Nazaruddin menjadi kontroversial karena melarikan diri dan melempar tudingan terhadap petinggi Partai

http://www.chartapolitika.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/876092kpk.jpg http://www.chartapolitika.com/components/com_gk2_photoslide/images/thumbm/982207mediagathering2.jpg
/index.php?option=com_content&view=article&id=398&catid=398 /index.php?option=com_content&view=article&id=399&catid=399
News image

Partai, Kandidat dan Pilkada

Di tengah tingginya pesimisme publik terhadap partai politik, kita perlu mencari formula baru mekanisme penja... Selanjutnya...

News image

Analisis Pemberitaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Surat Kabar Tahun 2010

Terdapat persamaan mengenai isu-isu yang menjadi lima isu terpopuler di surat kabar tahun 2010 dengan lima bes... Selanjutnya...

More in: Tri Mahardika Chairal, Arya Fernandes

Welcome to Charta Politika Indonesia

13

Oct

2011

Gabungnya Hary Tanoe ke Partai NasDem Dinilai Karena Kekecewaan Politik
Jakarta - Pilihan Hary Tanoesoedibjo bergabung dengan Partai NasDem dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya saja kalkulasi elektoral, kalkulasi bisnis dan kekecewaan politik.

"Putusan Hary Tanoe masuk Partai NasDem memang terkesan mengejutkan, pasalnya dalam dua pemilu terakhir ini Hary Tanoe terlihat cukup dekat dengan beberapa elite di internal partai koalisi. Saya kira ada persoalan mendasar atau kekecewaan politik antara Hary dan mitra politiknya," ujar pengamat politik Charta Politika Indonesia Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Kamis (13/10/2011).

Arya menilai, selama ini Hary dekat dengan lingkungan Istana dan partai-partai koalisinya. Keputusan Hary untuk masuk ke Partai NasDem dan bukan ke salah satu parpol koalisi jelas menunjukkan adanya kekecewaan politik.

Menurut Arya, masuknya Hary Tanoe akan berimplikasi pada menguatnya pertarungan iklan politik menjelang pemilu 2014. Sebagai bos MNC, Hary mempunyai sumber daya finansial yang kuat, apalagi didukung dengan jaringan media MNC. 

"Pada titik inilah Partai NasDem diuntungkan, apalagi pada saat yang sama NasDem juga memiliki hubungan spesial dengan bos Media Group, Surya Paloh," lanjut Arya.

Arya menambahkan pilihan Hary bergabung dengan Partai NasDem terlihat di luar kebiasaan. Biasanya, lanjut Arya, pengusaha cenderung memilih bergabung dengan partai politik yang sudah mapan, baik jaringan maupun ketokohan partai serta memiliki prospek elektoral yang cerah. 

"Berbeda dengan Hary yang justru memilih bergabung dengan Partai NasDem yang baru berdiri. Saya kira pengusaha punya seribu nyawa. Bisa 'hidup' dalam kondisi cuaca apa pun," kata Arya.

Namun, kata Arya, masuknya Hary Tanoe ke Partai NasDem tentu tidak sekadar memberi tiket kosong. Partai NasDem saya kira sudah mempersiapkan konsesi-konsesi bagi Hary. 

"Konsesi tersebut bisa berupa konsesi politik melalui jabatan strategis di struktur partai atau justru konsesi bisnis," tutur Arya. (Sumber - Detik.com)
 

Charta Research

Peluru Kosong Nazaruddin: Pengaruhnya terhadap masa depan KPK dan Partai Demokrat

News image

Hari Selasa tanggal 23 Agustus 2011 Charta Politika menggelar Media Gathering ANALISIS ISI MEDIA CETAK & MEDIA ONLINE dengan tema  “PELURU KOSONG NAZARUDDIN: PENGARUHNYA TERHADAP MASA DEPAN KPK DAN PARTAI...

More in: Charta Research

Charta Update

Diskusi Politik; “Pilpres 2009 dan Dilema Sistem Presidensial”

News image

 Dihadiri oleh beberapa Pimpinan Partai, Fungsionaris Partai, Pengamat Hukum dan Pengamat Politik Tempat:Balai KartiniTanggal :28 Mei 2009Narasumber :Zulkieflimansyah (Sekjen PKS)Budiman Sudjatmiko (Fungsionaris PDIP)Irman Putra Siddin (Pengamat Hukum Tata Negara)Bima Arya...

More in: Charta Update

Charta Testimonial

Anas Urbaningrum

News image

Saya menilai Charta Politika Indonesia adalah lembaga yang serius dan objektif. Kehadirannya sangat penting untuk mendekatkan dunia akademik-intelektual dengan dunia politik di Indonesia.Charta Politika Award 2009 sangat berarti buat saya....

More in: Charta Testimonial

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.