Rilis Surnas “Peta Elektoral Terkini Pileg & Pilpres 2019”

Bagaimana peta elektoral Pileg & Pilpres saat ini? Bagaimana elektabilitas pasangan Capres-Cawapres saat ini? Bagaiamana perolehan suara partai politik saat ini, dan peluang mereka menghadapi parliamentary threshold?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Charta Politika Indonesia survei preferensi politik masyarakat secara nasional. Periode pengumpulan data dilakukan pada 22 Desember 2018 – 2 Januari 2019 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2000 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat(multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,19%) pada tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei ini, Charta Politika menemukan beberapa temuan menarik.

 

 

Rilis Phone Survei Rapor Kinerja DPR RI, Charta Politika dan Asumsi.co

Laporan ini menyajikan hasil phone survei mengenai Kinerja DPR RI tahun 2018.

  • Proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 23-26 Agustus 2018, wawancara melalui telepon. Tersebar di 8 kota besar (Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar).
  • Jumlah responden sebanyak 800 orang yang tersebar secara proporsional berdasarkan populasi pengguna telepon di 8 kota besar.
  • Pemilihan responden dilakukan dengan melakukan pengacakan sistematis.
  • Toleransi kesalahan phone survei (margin of error) + 3.46% pada tingkat kepercayaan 95%.

Rilis Hasil Phone Survei dapat di unduh :

 

Hasil Quick Count Charta Politika 27 Juni 2018

Sebanyak 171 daerah sudah melaksanakan Pilkada secara serentak pada 27 Juni
2018. Jutaan masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam Pilkada serentak yang
meliputi 17 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub), 115 Pemilihan Bupati
dan Wakil Bupati (Pilbup), serta 39 Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tersebut
(Pilwakot).

Diantara daerah yang menggelar Pilkada, Charta Politika melakukan
hitung cepat (quick count) dibeberapa daerah diantaranya; Pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur: Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur
dan Jawa Barat. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati: Kabupaten Karanganyar dan
Belitung. Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota: Kota Pangkal Pinang dan Kota
Bogor.

 

 

PRESS REALESE QC CHARTA POLITIKA PILKADA 27 JUNI 2018

 

Rilis Survei Pilkada Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur 2018

Pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur mempunyai makna penting dalam perpolitikan nasional. Pemilihan Kepala Daerah di tiga Provinsi tersebut bisa menjadi tolak ukur dari kinerja partai politik menjelang pemilihan umum 2019. Untuk mengetahui peta elektoral Pemilihan Kepala Daerah 2018, Charta Politika Indonesia melakukan survei preferensi politik masyarakat terkait pemilihan KepalaDaerah 2018 di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

1. Press Release:

2. Rilis Survei Pilkada Jawa Barat:

3. Rilis Survei Pilkada Jawa Tengah:

4. Rilis Survei Pilkada Jawa Timur:

 

Rilis Survei Charta Politika Pilpres & Pileg 4 Provinsi

Pulau Jawa merupakan kunci kemenangan pada setiap pemilihan umum, bagaimanakah peta elektoral
menjelang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 di Pulau Jawa? Untuk menjawab pertanyaan
tersebut, Charta Politika Indonesia mengadakan survei preferensi politik masyarakat di Banten, Jawa Barat,
Jawa Tengah, dan Jawa Timur?

1. Press Release:

2. Rilis Survei Banten:

3. Rilis Survei Jawa Barat:

4. Rilis Survei Jawa Timur:

5. Rilis Survei Jawa Tengah:

 

Konstelasi Elektoral Pilpres & Pileg 2019 Pasca Deklarasi Prabowo Subianto

Bagaimana peta elektoral Pileg & Pilpres teraktual? Apakah 2019 akan menjadi ajang rematch Jokowi vs Prabowo?

Siapa saja nama-nama calon wakil presiden yang dianggap berpeluang kuat? Bagaimana pengaruh deklarasi Prabowo terhadap posisi elektoral dirinya dan Gerindra?Seberapa besar efek ketokohan (coat-tail effect) berpengaruh terhadap suara partai)? Apa saja alasan para pemilih ketika memilih partai politik jagoannya (brand association)?

 

Elektabilitas Calon Walikota & Calon Wakil Walikota Kota Bogor 2018

Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Kota Bogor menjelang
pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Bogor 2018. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1 – 5 Maret
2018 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 400
responden, yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor (Bogor Barat, Bogor Selatan, Bogor Tengah, Bogor
Timur, Bogor Utara dan Tanah Sereal). Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random
sampling) dengan margin of error ± (4,9%) pada tingkat kepercayaan 95%.

 

Elektabilitas Calon Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Timur 2018

Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Jawa Timur menjelang pemilihan
Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Timur Periode 2018-2023. Pengumpulan data dilakukan pada 3-8 Maret 2018
melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel
sebanyak 1200 responden, yang tersebar di 38 Kab/Kota. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat
(multistage random sampling) dengan margin of error ± (2,8%) pada tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei ini, Charta Politika menemukan beberapa temuan menarik yaitu:

 

Elektabilitas Calon Gubernur & Wakil Gubernur Lampung 2018

Charta Politika Indonesia menyelenggarakan survei preferensi politik masyarakat Lampung menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung periode 2019-2024. Pengumpulan data dilakukan pada 6-11 Maret 2018 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 800 responden yang tersebar di 8 Daerah Pemilihan di Provinsi Lampung. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (3,46%)pada tingkat kepercayaan 95%.

Dalam survei ini, Charta Politika menemukan beberapa temuan menarik.

 

Hasil Quick Count Charta Politika untuk Pilkada DKI Putaran 2

PRESS RELEASE
Hasil Quick Count Charta Politika untuk Pemilihan Gubernur DKI Jakarta II
Rabu, 19 April 2017

Charta Politika berpartisipasi dengan melakukan perhitungan cepat (quick count) di Pilgub DKI Jakarta putara dua periode 2018-2023. Ada dua pasangan calon yang maju dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua yaitu, Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat yang mendapatkan nomor urut 2, dan Anies Baswedan Sandiaga Uno yang mendapatkan nomor urut 3.

Dalam Pilgub DKI Jakarta ini ada 13.043 TPS (tempat pemungutan suara) dengan 7.218.280 DPT (daftar pemilih tetap) yang sudah ditetapkan KPU. Dari 13.043 TPS tersebut, Charta Politika memilih 400 TPS sampling yang dipilih secara acak dengan metode Stratified Cluster Sampling dan margin of error (moe +/-) sekitar 2 persen serta tingkat kepercayaan 99%.

Anda bisa download Hasil Quick Count Charta Politika di link bawah ini