Yunarto Wijaya: Masih Berkutat Seputar Pendiri Partai Adalah Ciri Partai


Ketika semua partai mengklaim bahwa mereka adalah pilar demokrasi, menurut direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya pada kenyataannya pada setiap kongres kebanyakan partai termasuk Demokrat, masih banyak yang berkutat seputar para pendiri partai saja bahkan satu sosok, ini adalah ciri partai tradisional, Kamis (23/4/2015).

Rilis Survei Menuju Pilkada DKI Jakarta 2017

Kami mengundang saudara/saudari:

Rilis Survei Menuju Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan judul “Siapa Berani Lawan Ahok”

Perlu kami sampaikan, acara tersebut akan dilaksanakan pada :
Hari : Rabu, 30 Maret 2016
Waktu : Pukul 12.00-15.00 WIB (diawali dengan makan siang)
Tempat : Charta Politika Indonesia, Jl. Cisanggiri 3 No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Demikian untuk menjadi maklum. Atas kerja sama dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih.

Salam,
Charta Politika Indonesia

“Peluru Kosong Nazaruddin: Pengaruhnya Terhadap Masa Depan KPK dan Partai Demokrat”

Awal bulan Mei 2011 masyarakat dikejutkan oleh kasus suap yang menjerat Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin. Kasus Nazaruddin menjadi kontroversial karena melarikan diri dan melempar tudingan terhadap petinggi Partai Demokrat dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan-pernyataan Nazaruddin kemudian menjadi berita terpopuler dan menghiasi pemberitaan media massa dalam kurun waktu Mei sampai Agustus 2011. Untuk itulah Charta Politika Indonesia merasa perlu melakukan analisis isi media (content analysis) untuk memetakan dan mengulas pemberitan mengenai Nazaruddin. Melalui pendekatan ini pula dapat diketahui bagaimana model komunikasi dan psikologi politik Nazaruddin.