HOT NEWS

15

Sep

2011

PDF Print E-mail
Partai, Kandidat dan Pilkada
Arya Fernandez
Di tengah tingginya pesimisme publik terhadap partai politik, kita perlu mencari formula baru mekanisme penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Formula baru tersebut memungkinkan transaksi kotor dan praktik bartel politik bisa dihindari.

Pesimisme publik tampak dari berbagai penelitian. Hasil survei Barometer Korupsi Global Transparansi Indonesia selama empat tahun (2003, 2004, 2007 dan 2008) menempatkan partai politik sebagai lembaga terkorup di Indonesia. Data Kementrian Dalam Negeri, Juni 2011 menunjukkan sekitar sepertiga (158) dari jumlah kepala daerah berstatus tersangka.

Survei terakhir Lembaga Survei Indonesia menunjukkan rendahnya tingkat kedekatan pemilih dengan partai politik. Hanya 20% publik yang mengaku dekat dengan partai, 78,8% mengaku tidak dekat dan 1,2% mengaku tidak tahu/tidak jawab.
Lemahnya identitas partai dan ikatan emosional publik dengan partai tentu memicu rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Mungkinkah kita berharap pada mekanisme penjaringan kepala daerah melalui calon independen?

Rekrutmen Politik
 
Faktor integritas dan kecakapan memimpin masih menjadi urusan belakang dalam proses penjaringan kepala daerah. Faktor kedekatan terhadap simpul-simpul politik dan kekuatan finansial sepertinya masih menjadi faktor utama rekrutmen politik.
Menurut saya, proses seleksi kepemimpinan yang melibatkan partisipasi publik lebih memungkinkan memperkecil ruang politik bartel. Hal itu bisa dilakukan melalui penjaringan calon kepala daerah melalui calon independen.

Sebagai barometer politik nasional, posisi Jakarta strategis untuk meningkatkan pengenalan publik tentang mekanisme penjaringan kepala daerah. Dalam UU Nomor 12 tahun 2008 tentang Perubahan atas UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, selain diusulkan oleh partai atau gabungan partai politik, calon kepala daerah/wakil kepala daerah juga dapat mendaftar melalui jalur independen (perseorangan).

Dengan jumlah penduduk Jakarta sebesar 9,588,198 (Sensus BPS 2010), syarat dukungan terhadap calon independen adalah 4% dari jumlah penduduk. Dibutuhkan dukungan minimal sebsar 383,527 penduduk agar calon independen bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah dan wakil kepada daerah.
Fenomena pemilukada DKI Jakarta 2007 menunjukkan publik tidak mempunyai alternatif menentukan pilihan. Pemilukada hanya diikuti dua pasangan calon kepada daerah dan wakil kepala daerah. 20 partai politik yang menguasai 75,97% kursi DPRD Jakarta mendukung Fauzi Bowo. Sisanya mendukung Adang Daradjatun.

Bila fenomena 2007 kembali terjadi, publik kembali tidak memiliki alternatif pilihan politik. Pasalnya, dari 94 kursi DPRD DKI Jakarta, sebesar 34% dikuasai Partai Demokrat, PKS (19,1%), PDIP (11,7%), Golkar (7,4), PPP (7,4), Gerindra (6,4), Hanura (4,3), PAN (4,3) dan PDS (4,3). Bila mengacu pada komposisi kursi di DPRD DKI hanya Demokrat dan PKS yang dapat mengajukan calon pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah tanpa berkoalisi dengan partai lain.
 
Dalam pemilukada, faktor kekuatan dukungan partai tidak menjadi indikator utama dalam mempengaruhi perilaku pemilih bila dibandingkan kekuatan personal calon. Penjaringan publik terhadap calon independen tentu harus mempertimbangkan kekuatan personal calon.

Kekuatan Personal

Secara elektoral, tidak ada korelasi antara dukungan terhadap partai dengan dukungan terhadap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dalam pemilukada, faktor kekuatan personal calon sangat mempengaruhi pertimbangan publik dalam memilih. Bagaimana mengukur kekuatan personal calon itu?

Pertama, kemampuan calon. Calon yang dipersepsikan publik mempunyai kemampuan memimpin dan mengatasi persoalan utama di masyarakat akan dapat mendapat dukungan besar publik. Persepsi positif tersebut bisa didapatkan melalui rekam jejak positif, pengalaman, serta kemampuan memimpin. Hasil exit polls Lingkaran Survei Indonesia pada 2007 menunjukkan faktor kemampuan kandidat menjadi alasan utama pemilih dalam menentukan pilihannya dalam pemilukada DKI.

Kedua, faktor karakter calon. Secara umum karakter personal calon membahas tentang sikap, perilaku dan kedekatan calon dengan publik. Secara sederhana, hal tersebut dapat dirangkum dalam beberapa hal, seperti pengalaman, kejujuran, moralitas, kompetensi, integritas, dan kepemimpinan (Bartels 2002; Nimmo 1976).

Pentingnya karakteristik personal calon dalam mempengaruhi pemilih menjadi perhatian serius dalam literatur studi perilaku pemilih. Di Amerika Serikat misalnya, rivalitas Barrack Obama dan McCain dalam pemilu presiden di Amerika menunjukkan betapa faktor personal menjadi penting. Obama diserang karena tidak mempunyai pengalaman politik panjang, berbeda dengan McCain yang telah menjadi Senator sejak 1982. Sementara, McCain dikritik karena sikapnya yang temperamental, berbeda dengan Obama yang tenang.

Ketiga, pengaruh program, isu, dan visi. Dalam sejumlah pemilukada, selain faktor kemampuan dan personalitas calon, kekuatan isu, program dan visi calon dalam kampanye juga dapat mempengaruhi pemilih. Pemilih yang rasional, biasanya akan memberikan dukungan politiknya kepada calon yang dipersepsikan publik dapat memberikan kemaslahatan pada level personal dan publik.

Bila kita bertekad membenahi mekanisme penjaringan kepala daerah yang lebih transparan, bersih dan bertanggungjawab, mekanisme penjaringan melalui calon independen dapat menjadi alternatif. [Arya Fernandes]

Comments (19)add comment
0
Moncler womens vests
written by Moncler womens vests , November 12, 2012

A society based simply on the mutual calculation of interests could not be a real political society for Aristotle.Moncler womens vests
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by ifkrx07 , October 31, 2012

3g6vgi, generic viagra
, 48ndfxu, buy viagra online

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by jus27un , October 31, 2012

o7kv5bx1, cialis generic
, o5e8xc, cheap viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by lhvo8s8 , October 31, 2012

rmmr, viagra generic
, i50e, buy cialis

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by y6fydbb3 , October 31, 2012

dmkmdjo, buy cialis without prescription
, q4lnbb, buy generic cialis

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by 2343enh , October 31, 2012

4hyusg, buy generic cialis
, t44qnw, cheap viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by rbyxbhfg , October 31, 2012

0pvefcdm, buy cialis online
, abjc18e, buy viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
Nike Air Max 2011
written by Nike Air Max 2011 , October 08, 2012

Designer’s goal will be to give LeBron the most up-to-date Disconut Jordan Shoes The tongue of the left and right are different for a first time with a Jumpman on the right nike shoes and 23 on the left Nike Chaussures
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
Wonderful`~~
written by replica alain silberstein watches , October 06, 2012

I like this article replica alain silberstein watches
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
good
written by vacheron constantin quai de l'ile replica , September 25, 2012

good idea vacheron constantin quai de l'ile replica
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by mkamrkf , September 22, 2012

qupv62k0, cheap viagra
, eooe, viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by n8g2lr , September 22, 2012

c40l, viagra online
, rystp744, viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by cy3bbj , September 22, 2012

lby6v7a, buy generic viagra
, l3xo6oj, viagra buy

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by 6qanwejs , September 21, 2012

irme2tg0, order viagra
, qcrq, buy cheap viagra online

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by bpck6vt , September 21, 2012

orcl1add, , pbgsmdf, generic viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
written by qgu5k0 , September 21, 2012

46jk3p8, viagra online
, xi2gooc, generic viagra

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
swiss replica watches
written by swiss replica watches , December 07, 2011

high replica breitling bentley watches
quality ,low price, don't miss it ...belive you can get it.cartier swiss replica watches

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
Air Jordan Retro shoes
written by matt , December 03, 2011

Discount Air Jordan 21 could possibly experienced been your really finest select, the lady could make loads of linked toward the New Air Jordan 19 precede really properly collectively. bymoiute1203
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
Moncler Jackets
written by luan , November 07, 2011

he winter in to a Moncler Jackets especially heaps of different accessories, its magnificent assortment of textures and dazzling colors, both beautiful and fun. Should you actually marketed Moncler Jackets Men, you no doubt know, their charges are occasionally exaggerated.aekfhbae111107.
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0


Write comment
smaller | bigger
 

busy
 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.